Wednesday, June 12, 2013

Ketika "Fucking" selalu dikaitkan dengan konotasi negatif?

Kalau beberapa hari yang lalu Mbak Echaimutenan memposting tulisan abal - abal alay saiah isinya mengenai gaya penulisannya. Pada intinya, ini blog pribadi, segala sesuatu yang ada di blog adalah cerminan pribadi si empunya dan
"Menulislah selagi kamu mau nulis... bukan karena orang lain tapi karena dari hati.. "

Nah, hari ini masuk satu komentar di blog saya mengenai penulisan kata, lebih tepatnya penulisan kata dalam profile blog saya, kata yang di warnai.
"It's a Real Me..F*cking wife, Lovely Mom, Hard Worker, Civil Servant and a woman who trying write down on blog and wants to share my own positive suggestion...
Be Positive and thankful,, you will get positive result
-Life instructions : "Have fun. Don't hurt people. Don't accept defeat. Strive to be happy"

Katanya kata tersebut kurang sopan dan santun. Bukan saya bermaksud bersikap arogan karena tidak mau menerima masukan, tapi saya memaknai kata tersebut bukan dalam artian negatif. Saya menuliskannya karena saya merasa begitu dicintai suami. Mengapa saya bisa bicara begitu? Karena suamiku pernah menjelaskannya dalam komentar di facebook bahwa Fucking Love adalah cinta sialan yang membuatnya tersenyum dan terkagum-kagum serta paling indah buatnya. (selengkapnya baca disini).

Tiap orang memiliki pemaknaan yang berbeda terhadap sesuatu karena pola pikir dan pandangan tiap orang tidaklah sama. Silahkan anda berpendapat bahwa kata tersebut kurang sopan dan santun, itu hak anda, tidak perlu membawa Arfan sebagai alasan untuk pembenaran pendapat anda. Jika waktunya sudah tepat, saya juga pasti akan memberikan pengertian kepada Arfan.

Sebenarnya yang saya kesalkan disini bukan hanya kesoktahuannya terhadap artian kata tersebut, melainkan maksudnya meninggalkan komentar hanya untuk promosi (dalam artian produk). Meninggalkan jejak dengan berkomentar memang jadi cara paling ampuh agar si empunya blog mengunjungi balik blog yang dikomentari, tapi ya bukan seperti ini juga caranya. Meninggalkan kata-kata yang terkesan membenarkan tapi dia sendiri menggunakan untuk promosi. IMHO, meninggalkan jejak dengan berkomentar adalah cara menjalin silahturahmi kepada sesama blogger untuk saling berbagi informasi ataupun cerita.

Saya tidak berkeberatan dikomentari ataupun dikritik seperti halnya beberapa komentar dalam Flash Fiction, komentar ataupun kritikan memacu saya untuk menjadi lebih baik. Karena pada dasarnya memang kita sedang belajar menulis Flash Fiction. Lha kalau ini, yang dikomentari profile saya dan ujung-ujungnya malah promosi, weleh weleh. Berbeda sekali dengan blogger yang menjalin silahturahmi. 

Intinya saya tidak suka dengan promosi yang seperti itu!!!

Sekian curahan hati emak-emak yang kesel karena anaknya dijadiin alibi..

Kalau di KEB itu sering banget denger bahwa "Ngeblog itu terapi jiwa, menulislah dari hati." Nah, kalau saya "Profile itu cerminan si empunya dan bukanlah suatu pecitraan."

Kata Mbak Echa "Kalau ga suka, ya ga usah dibaca. Saya ga masalah kok."

Terima kasih ^^

Keep blogging


12 comments:

  1. Sabar ya Mak..dan keep smile..^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak utk supportnya...

      Nulisnya agak emosi tapi cuma mo kasih tau aja bahwa profile itu bukan utk pencitraan.. hehe

      Delete
  2. sabarrr... :D
    kan dia g tau arti kata fucking kamyu ma suami :D

    Yup menulislah dari hati dan penuh cinta diblog kita... karena tulisan kita hati kita...*tiyuuummm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hooh, Mbak...

      Sebenarnya sih kalo cuma komen di tulisan, aku mah ga ambil pusing.. malahan senang kalo dikritik krna tulisannya harus lebih baik kedepannya... tapi ini profile yang dikomen, itu udeh prinsip bgt...jadina emosi... hehe

      Iya, aku maunya nulis yang positif supaya nularin positif juga.. tapi kalo sudah begini... sing penting aku senang ajah.. haha

      Makasih Mbak *ciumm*

      Delete
  3. Sabar ya bunda...namanya juga blog pribadi ya isinya suka-suka kita,,mau nulis tentang profil juga ya semau kita.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mbak...

      Iya, kalo profile buat saya itu prinsip bgt... ga bisa diganggu gugat.. hehe..

      Kalo tulisan, Insya Allah saya bisa menerima karena utk tulisan yang lebih baik..

      Makasih kunjungannya ^^

      Delete
  4. Ehhmm.. in my opinion. memang gak semuanya itu mengerti arti dari penggunaan kata dalam bahasa inggris termasuk 'fucking' atau 'damn'. karena mereka biasanya hanya mendengar arti kata tersebut dalam konotasi negatif ya karena memang arti negatif itu lebih populer di masyarakat.

    tapi akan tidak menjadi masalah bila kita memang mengerti dari keseluruhan kalimat tersebut seperti profil mbak Novia.

    Mungkin orang yang komen tersebut cuma baca satu kata itu aja mbak, dan dia sedang butuh massa agar banyak yg berkunjung ke blognya.. hehehe

    Tetap semangat nulis mbak, omongan negatif orang gak usah digubris :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak..
      Karena memang populernya arti negatif. Makanya di artikel ini saya sekadar menjelaskan meskipun disisipkan rasa emosi. Hehe..

      Apalagi blog ini sebisa mungkin utk memberikan hal yang positif. Semoga saya konsisten... aamiin

      Sekaligus meluruskan dy ga promosi blog krna aku tsb hanya utk komentar. Tapi dy promosi akun twitter...*sama aja ya* hehe

      Siap, Mbak...

      Makasih ya ^^

      Delete
  5. Tetap semangat sih :-) keep the positive attitude.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Mbak..

      Setuju "keep the positive attitude"

      Delete
  6. Replies
    1. Maaf baru reply...di kantor masuk daftar yang diblock krna si fucking.. hehe...

      Iya, ini udah sabar dan udah ngeteh... hehe

      Delete

Please kindly write your comment... Thanks in advance for comment ... wishes my blog inspire you... ^^ |

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...