Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Sunday, April 24, 2011

Diary 2005

Tak tau mengapa? Aku merasa hari ini begitu indah
Walau pagi ini awan dilangit tersaput kelabu
Tapi mengapa,ku tak sabar menunggu datangnya siang
Dimana aku dan kamu berjanji untuk bertemu
Keresahan menjadi kegembiraan ketika kumengingatmu
Kebosanan menjadi keriangan ketika mengingat siang
Kuberharap siang tidak sekelabu awan pagi ini
Kunantikan datangnya siang dengan kecemasan

Wednesday, March 23, 2011

- Kamu adalah Kebahagiaanku -

Repost from facebook  by Novia Ermayani Wahyudi on Wednesday, 16 March 2011 at 11:51

Melihatnya tersenyum membuatku merasakan waktu berhenti
inginku membingkai senyumnya didalam sebuah figura kehidupan yg abadi
yang aku tau, dia adalah sebuah kebahagiaan dalam hidup
kebahagiaan yang bisa membuatku menjadi lebih memaknai kehidupan

pernah beberapa kali aku mencoba menghindarinya bahkan pergi dari sisinya
dalam waktu kesendirian, aku merasakan kehilangan separuh jiwaku
lalu aku mencoba untuk kembali dengan perasaan takut
perasaan takut bahwa dia tidak akan menerimaku kembali

-Mengenangmu-

Repost from Facebook by Novia Ermayani Wahyudi on Tuesday, 01 March 2011 at 09:03

dalam diam aku menatap langit-langit kamarku..
tanpa kusadari aku mulai menutup mataku perlahan..
dalam mimpiku kulihat sesosok tubuh yg kukenal..
dia memanggilku dalam keheningan malam itu...

tiba-tiba aku merasakan dia berada dekat sekali denganku..
masih tergiang suaranya memanggil namaku..
mencoba berbicara banyak denganku..
tapi sayangnya aku tak dapat mengingatnya dengan jelas..

menanti jawaban

Repost from Facebook by Novia Ermayani Wahyudi on Sunday, 24 October 2010 at 10:54

Aku terkulai lemas tak berdaya
Kucoba menemukan jawaban atas semua ini
Ternyata masih tak kutemukan jawabnya..

Adakah sebuah kepastian untuk semua ini
Aku masih disini bersabar menanti jawaban
Adakah ini akan terjawab atau menjadi sebuah tanya tak terjawab

-K E S E P I A N-

Repost from Facebook  by Novia Ermayani Wahyudi on Tuesday, 19 October 2010 at 14:06

aku ingin menjadikan malam ini indah..
tapi ku lihat bintang dilangit yg kian redup...
tak kusangka awan begitu cepatnya menutup sinar rembulan..
Ternyata langit menghitam karena badai..

kemudian aku tersadar bahwa aku disini cuma seorang sendiri..
kesepian kian merasuki hati ini, mendinginkan hati...
udara malam terasa begitu memilukan hati...
dalam gelap malam, kucoba menapaki jalan ini sendiri..
dalam kesepian yg mengharubiru, aku tertunduk menangis..
meratapi takdirku sendiri...

perlahan aku tersadar dan mencoba terbangun..
yah,,ternyata itu cuma mimpi..
karena sesungguhnya kesepian itu tdk pernah ada..
bahkan mungkin takkan ada, selama dia yg kucintai selalu disisi...

-Created by : Novia-191010-

puisi utk sahabat

Repost from Facebook  by Novia Ermayani Wahyudi on Monday, 18 October 2010 at 23:41

Ternyata udah lama ga nge'notes..
Ga punya cukup waktu buat merangkai kata..
Tapi malam ini,aku terinspirasi seorang teman..jadi ingin menuliskan sebuah puisi cinta untuk temanku itu..
Yuk qta mulai..

Teman,,
Aku tahu kau perempuan yg tegar,,
Tapi bukan dg cara menahan tangis
Kau bisa melepaskannya..

Ingat Cinta...

Repost from facebook by Novia Ermayani Wahyudi on Sunday, 08 March 2009 at 20:01

Cinta kadang membuat kita senang, gembira, bahkan bahagia dalam menghadapi kehidupan...
Cinta kadang juga membuat kita sedih sampai tak mampu menahan tetesan airmata...

Cinta yang membuat setiap tetes airmata menjadi saksi kehidupan..
Cinta juga yang membuat setiap tetes keringat menjadi satu pengorbanan...

Kadang Cinta bisa membuat orang melupakan sekitarnya...
Cinta juga yang mengingatkan kita untuk sadar dan berpikir...

Ketika kita merasa tak ada cinta lagi dihati,,
ingin rasanya berteriak dan berlari ke masa lalu dan mengejarnya...
Ketika kita merasa terlalu cinta..
ingin rasanya tersenyum dan terus berada disampingnya...

Tapi satu hal yangharus selalu diingat..
bahwa sebenarnya cinta takkan pernah pergi dari diri manusia...
karna Cinta selalu tertanam dalam hati...

...
dedicated to all my friends...
LUv U all and never give Up...

-Created by : Novia-080309-

....hmmm....

Repost from Facebook by Novia Ermayani Wahyudi on Sunday, 15 March 2009 at 21:25

Aku sedikit merasakan kepenatan dalam hati...
Aku mencoba tuk melepaskan penat ini...
tapi nyatanya terlalu berat...

Aku coba paksakan untuk menggantikan kepenatan ini dengan sebuah senyuman..
ternyata senyuman cukup ampuh untuk mengusirnya sejenak...

Aku merasakan kelebihan beban dalam otak..
sehingga aku tak mampu berpikir dengan jernih...
kemudian aku terlena dalam bujuk rayu setan...

PUISI CINTA

Tuhan terlalu bijak...
Sehingga Dia menciptakan sebuah hubungan tanpa Harga...
Karena Jika Dia menciptakannya dengan harga...
Maka aku tidak akan mampu membeli seorang KEKASIH yg sangat berharga seperti kamu...

Terima Kasih Tuhan...

Terima kasih karena telah memberikan kamu untukku..
Agar aku dapat menyayangi dan merindukanmu sepanjang waktu....

Created by: Indra Wahyudi (09.02.09)


Friday, June 11, 2010

Tuhanku..

Ak tsadar dlm ksendirianku..
Ak mlihat stitik cahaya mendekati..
Pelan tapi pasti cahaya itu terus menghampiri..
Ak tdiam dlm heningku..
Ak btanya2 apakah cahaya itu..
Tnyata Tuhan ingin mengingatkanku..
Mengingatkanku agar trus bsujud & menyebut nama-Nya..
Ya Tuhan..terima kasih karena Engkau slalu menegurku dlm lalai..
Terima kasih karena Engkau msh mbriku kesempatan utk hidup..
Ya Tuhan..ak Cinta pada-Mu..
Inginku jalani smua perintah&sunnah rasul-Mu..ampuni ak karena blum bsa sempurna ibadah kpd-Mu..
Ya Tuhan..smoga Ak tmasuk dlm hamba-Mu yg pandai bsyukur..smoga Engkau slalu mbrikan rahmat&hidayah-Mu kpd kami..amien.

Repost from Facebook by Novia Ermayani Wahyudi Sunday, 21 June 2009 at 17:51

Cinta...(Anna Althafunnisa)


Sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar...
Namun jika cinta kudatangi aku jadi malu pada keteranganku sendiri...

Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang...
Namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang...

Sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya...
Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta...

Dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya...
bagai keledai terbaring dalam lumpur...

Cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan....

*Petikan puisi Rumi dalam Diwan Shamsi Tabriz diterjemahkan oleh Abdul Hadi W.M...
dikutip dari Novel 'Ketika Cinta Bertasbih Eps.2' Habiburrahma El Shirazy...

Repost Facebook by Novia Ermayani Wahyudi: Friday, 19 June 2009 at 08:21
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...