Showing posts with label inspirasi perjalanan. Show all posts
Showing posts with label inspirasi perjalanan. Show all posts

Tuesday, November 26, 2013

Bahaya menyeberang sembarangan

Tadi pagi ketika berangkat menuju ke kantor, ada pengendara motor terjatuh di depan senayan JCC. Sepertinya si pengendara motor keseleo, bisa juga patah, posisi motor melintang di separator TransJakarta (TJ). Untungnya saat itu tidak ada TJ yang melintas, karena dia terjatuh di jalur lintasan TJ. Penyebab si pengendara motor terjatuh adalah rem mendadak karena ada yang menyeberang jalan. Padahal ada JPO alias Jembatan Penyeberangan Orang tapi tidak digunakan karena memang si penyebrang itu salah jalur dan tidak mungkin menyeberang menggunakan JPO.

Seringkali yang muncul dalam berita adalah penyeberang jalan yang ditabrak oleh kendaraan bermotor bahkan TJ, wajar sih karena mereka adalah "korban". Tapi yang jadi pertanyaan buat saya adalah "Apakah itu semua murni karena kelalaian si Pengendara?". Saya sebagai pengguna jalan seringkali mendapati "korban" yang tidak hati-hati dalam menyeberang (seperti artikel yang pernah saya tulis mengenai Joki 3 in 1, Joki itu mendadak di tengah jalan tanpa perduli keselamatannya dan pengguna jalan lain). 

Thursday, July 25, 2013

Angkot atau Bar?

Angkot atau Bar?

Itulah yang melintas dalam pikiran saya ketika berada di belakang angkot ini. Lihat saja penampakannya, kacanya menggunakan pelapis temaram dan dashboard  belakangnya ada pajangan bir bintang dan guinness (saya lingkari dalam foto). 

Dok. pribadi

Tuesday, May 21, 2013

Self Service di SPBU Pertamina

Self service is the practice of serving oneself, usually when purchasing items. Common examples include many gas stations, where the customer pumps their own gas rather than have an attendant do it (sumber : wikipedia)
IMHO, self services adalah melayani diri sendiri . Di Luar Negeri, self services banyak dipraktekkan dalam pengisian bahan bakar di SPBU. Saya sudah mencoba googling kapan SPBU Pertamina memulai self services, tapi tak kunjung menemukan kapan tepatnya program ini dimulai, yang pasti SPBU self services sudah ada semenjak tahun lalu.

SPBU Self Service
Berbagai terobosan dan inisiatif dilakukan PT Pertamina Retail sebagai wujud customer focused, guna memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Salah satunya mengoperasikan SPBU Self Service, SPBU Self Service pertama di Indonesia, yakni SPBU COCO Mini Azalea, Cikarang yakni SPBU yang memberikan kesempatan kepada konsumen untuk mengisi sendiri bahan bakar di tangki sepeda motor maupun mobil roda empat. Kedepannya, SPBU Self Service akan mengakomodasi pembayaran menggunakan kartu RFID (Radio Frequency Identification) dan kartu kredit. (Sumber : Pertamina Retail)

Thursday, May 16, 2013

Inspirasi dalam perjalanan

Percaya atau tidak, ide bahkan menjadi untaian kalimat selalu muncul ketika saya sedang mengendarai sepeda motor. Entah mengapa, semua kata itu mengalir begitu saja. Sayangnya tiap kali sampai di tempat tujuan, saya malah tidak bisa menuliskannya (jangankan ditulis di blog, tulis di kertas saja tidak bisa). Ini juga jadi satu kelemahan saya, saya itu memang pelupa akut. 

Kalau dulu tiap kali saya lupa, saya sering kembali ke tempat awal ketika saya sedang memikirkan sesuatu. Misalnya ketika saya sedang di halaman belakang, saya ingin memberi makan kelinci. Lalu saya kembali ke dalam rumah untuk mengambil makanan kelinci, nyatanya saya ke dalam rumah untuk nonton televisi. Selama menonton tv, saya sepertinya melupakan sesuatu, alhasil saya kembali ke halaman belakang. Nah, barulah saya ingat harus memberi makan kelinci. Hal seperti seringkali terjadi dalam kehidupan sehari-hari saya. Apakah ada yang merasakan hal sama? Pelupa begini?

Friday, April 12, 2013

JANGAN PAKAI ROK!!


my doc - Novotel Bangkok 29/09/10

Berangkat dan pulang kerja, saya selalu mengendarai motor. Tiap hari kerja pula saya harus melintasi lalu lintas yang ramai lancar bahkan macet dijam-jam tersebut. Sudah menjadi pemandangan yang umum banyaknya pengendara maupun penumpang motor yang menggunakan Rok (Baik rok mini maupun rok panjang). Awalnya sih saya merasa biasa saja karena itu memang sudah biasa terjadi. Tapi lama kelamaan saya jadi risih sendiri.

Beberapa kali melihat penumpang motor yang memakai rok mini selalu menutupi bagian pahanya dengan shawl/pashmina. Mungkin tujuannya supaya tidak terlihat paha dan bagian lainnya oleh pengguna jalan lain. Tapi celakanya shawl/pashmina tersebut bisa membahayakan si pemakai rok mini itu. Kenapa eh kenapa? karena si pemakai rok mini tidak dengan rapih menggunakan shawl/pashmina tersebut dan posisi shawl/pashmina tersebut menjuntai ke bawah. Saya sangat khawatir dengan kondisi tersebut karena ketika motor melaju kencang, maka kemungkinan besar shawl/pashmina tersebut bisa tertarik ke dalam jari-jari ban motor dan tidak seimbanglah motor yang berakibat jatuhnya pengendara ataupun penumpang. Kalau sudah kejadian seperti itu, bukan cuma bahaya si penumpang dan pengendara motor tetapi bisa membahayakan pengguna jalan yang lain. Sehingga saya sangat menyarankan untuk menggunakan legging ketika memakai rok mini atau lebih baik duduk miring (yang saya bahas disini pemakai rok mini dengan posisi duduk mengangkang).

Saturday, May 19, 2012

Pengendara Motor yang Arogan

Jum'at, 04 Mei 2012

Lagi, lagi dan lagi, busui telat posting..hehe..ini mah bukan telat, tapi buasiiii..haha.. gimana ya caranya supaya busui update?haha..udeh mulai OOT neh :p..Langsung ke cerita ye..

Sore ini, saya bergegas keluar kantor agar tak terkena macet. Maklumlah jam kantor khusus hari jum'at berbeda dari biasanya (Senin-Kamis Jam 7:30-16:30, Jum'at Jam 7:30-17:00). Apalagi hari ini kerjaan lumayan menumpuk karena tadi pagi ada Senam di Dinas. Jadilah menjelang jam pulang, saya masih disibukkan dengan dokumen-dokumen Reklame. 

Wednesday, April 25, 2012

Tips Aman Berkendara (dengan Anak)

Postingan ini terinspirasi dari kejadian tadi pagi. Ceritanya ketika saya sedang berangkat ke kantor. Di perjalanan saya melihat sepasang suami istri yang membonceng anaknya. Mirisnya anak itu tidak menggunakan alas kaki (bahasa gaholnya -nyekerman-hehe) dan posisi duduknya miring. Sehingga posisi kaki sebelah kiri sudah dekat dengan ban motor dan sang Ibu tidak menyadari hal tsb. Ini bisa membahayakan anak, apalagi anak tsb tidak menggunakan alas kaki.

Berikut beberapa tips aman dalam berkendara (terutama membawa anak) - menurut saya- :
1. Lakukan pengecekan rutin kendaraan
Sebelum berkendara, hal yang paling utama adalah mengecek mesin kendaraan anda. Mulai dari minyak oli, kondisi rem, tekanan udara ban, kaca spion dan lampu. Jangan lupa cek juga kondisi bahan bakar, jangan sampai kehabisan bahan bakar ditengah jalan (ga seru dong kalo harus dorong motor, hehe). Ini penting diperhatikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika berkendara. (Hal ini tidak hanya berlaku untuk membonceng anak tapi untuk umum).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...