Bu Ibu suka perhatikan artikel yang ada di Baby book anak-anaknya ga? Kalau saya mah seringnya fokus di jadwal imunisasi supaya tidak terlambat jadwalnya, hehe. Tapi belakangan ini, saya membaca artikel tumbuh kembang di Baby book. Setelah membaca artikel-artikel tersebut, saya baru mengetahui bahwa tumbuh kembang anak dikelompokkan ke dalam 9 kelompok usia, yaitu usia 0-3 bulan, 4-6 bulan, 7-9 bulan, 9-12 bulan, 12-18 bulan, 18-24 bulan, 2-3 tahun, 3-4 tahun dan 4-5 tahun. Dalam artikel tersebut juga membahas mengenai perkembangan mental berdasarkan kelompok usianya (baik itu gerakan-gerakan kasar & halus emosi, sosial, perilaku, bicara), ada pula yang dilengkapi dengan tips untuk mendampingi tumbuh kembangnya.
Jujur, saya bukan ibu yang selalu mencatat tumbuh kembang anak. Saya lebih suka mengabadikan melalui foto. Oleh karena itu, saya jadi lupa kapan tepatnya Arfan atau Aysha pertama kali tumbuh gigi (Semoga nanti setelah anak ketiga lahir, saya bisa lebih rajin mencatat tumbuh kembangnya. Aamiin). Sebelum terlambat lupa, akhirnya saya mencoba mengingat kembali tumbuh kembang Aysha dan menuliskannya dalam artikel ini.
0-3 bulan
Aysha lahir dengan berat 3.975 gram (Alhamdulillah tidak lebih dari 4.000 gram, sehingga saya tidak perlu melahirkan dengan cara operasi). Sejak dilahirkan Aysha memang tidak terlalu sering menyusu, meski saya seringkali membangunkannya untuk menyusu.
Di usia 2-3 bulan, Aysha seringkali terbangun di malam hari. Saya terpaksa menidurinya di ruang tamu karena disitulah dia bisa tertidur lelap dan tidak rewel. Aysha sudah bisa bereaksi terhadap bunyi, menatap orang dengan tersenyum, mengoceh dan pastinya sudah mengenali saya sebagai ibunya (Emotional Bonding antara saya dan bayi adalah saat menyusui. Ini terlihat ketika dia ingin menyusu, dia pasti langsung mengarahkan mulutnya ke arah saya. Tapi kalau ayahnya yg mendekati, dia pasti langsung menangis karena haus, hehe).
 |
Aysha-2d |