Begitulah kira-kira kalimat yang diucapkan orang-orang yang menanyakan berapa lama saya kenal dengan suami. Saya dan suami memang kenal dari SMP, meski tidak pernah satu kelas, tapi kami memang sempat pacaran di akhir kelas 3 SMP (ceritanya masih cinta-cintaan alias cinta monyet, tapi kami bukan monyet lho! hehe).
Kalau ditanya mengenai perkenalan pertama kami, jujur saya lupa, haha. Pernah tanya ke suami untuk menyakinkan bahwa saya tidak lupa perkenalan pertama kami, tapi suami jawabnya malah beda (nah lho! ternyata keduanya malah lupa, mari dilupakan, haha). Jadi, moment yang saya ingat adalah saya pertama kali kenal dengan suami ketika saya dan pacar (yang kebetulan teman sekelasnya suami, haha) beserta teman-teman sepermainan berkunjung ke rumah suami. Waktu itu saya mah tidak ngelirik suami sama sekali, wong saya lagi asyik pacaran, haha.
Menjelang kelulusan SMP, sekolah mengadakan acara pelepasan di Yogyakarta. Saya dan suami ikut acara tersebut, tapi pacar saya dan pacarnya suami tidak ikut. Bisa jadi disinilah timbul percikan-percikan aneh, karena masih sama-sama punya pacar, jadinya itu percikan aneh dicuekin. Pulang dari Yogyakarta, kami memang dekat tapi tahu diri juga karena punya pacar, sebatas teman tapi mesra (namanya juga masih abegeh labil, hehe). Anehnya, setelah pengumuman kelulusan, kami malah putus dengan pacar. Disinilah awal kedekatan kami. Pacaran cinta monyet tidak terlalu lama karena beda sekolah.
