Wednesday, June 22, 2016

Biaya persalinan 2016 di RSIA Asih Jakarta


Biaya persalinan 2016 di RSIA Asih Jakarta. Ini kedua kalinya saya bersalin di RSIA Asih Jakarta. Tahun 2014 lalu, saya melahirkan anak kedua di RSIA Asih. Waktu itu saya melahirkan secara normal dan dirawat selama 4 hari 3 malam dengan total biaya 14juta sekian (masuk RS hari Selasa Jam 11 siang dan pulang hari Jumat Jam 4 sore).


Sama seperti kehamilan sebelumnya, saya selalu menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk melahirkan. Hal ini disebabkan karena saya selalu memilih melahirkan di RS ketimbang di Bidan. Bukan karena sok kaya ataupun banyak uang apalagi sombong, ini lebih ke alasan medis melihat riwayat persalinan saya sebelumnya. Terlebih lagi, biaya persalinan tidak dicover asuransi, jadi harus banyak nabung (meski punya BPJS, sepertinya suatu hal yang tidak mungkin menggunakannya untuk bersalin. Karena saya bukan orang yang sabar untuk mengikuti alurnya. Selain itu, kebanyakan pasien BPJS melakukan persalinan secara operasi jika melahirkan di RS, sedangkan saya masih punya pilihan untuk melahirkan normal).

FYI, ini ketiga kalinya saya melahirkan bayi dengan berat badan bayi diatas rata-rata. Arfan lahir dengan BB 4.150gram, Ai 3.975gram dan R 4.020gram. Dengan BB bayi yang diatas rata-rata, itu tidak memungkinkan untuk melahirkan di bidan. Sebenarnya bukan merendahkan kemampuan bidan, tapi dikhawatirkan alat yang tersedia tidak memadai untuk tindakan lanjutan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (mengingat persalinan pertama saya di vacuum dan saya minta dirujuk ke RS).

Thursday, June 16, 2016

Catering khusus Ibu Hamil dan Menyusui

Catering khusus Ibu Hamil dan Menyusui. Beberapa teman kerja saya sudah lama menggunakan catering ketika mereka sedang hamil dan menyusui. Tapi saya tidak pernah tertarik untuk ikut menggunakan catering. Alasannya adalah saya soktahu pikir catering yang dipromosikan secara online itu rata-rata menjual makanan untuk mereka yang ingin diet. Sedangkan saya bukan orang yang ingin diet, malahan termasuk pemakan segala, hehe. 

Beberapa waktu lalu, saya melihat foto yang diupload di Path oleh teman kerja. Dia mengupload foto makan siangnya yang mengugah selera. Lalu, saya langsung japri dia karena kepo. Gimana tidak kepo? itu menunya western food (ada kentang, burger, dll). Baru kali ini melihat menu catering begini, biasanya kan menu catering kebanyakan didominasi oleh sayuran dan buah (apalagi kalau catering untuk diet mayo). Ditambah lagi saya juga sudah bosan dengan makan siang di kantor (menunya kalau tidak nasi pecel ayam, nasi goreng dan sejenisnya. Selain itu, sekarang OBnya suka lama, jadinya sering telat makan. Akhirnya minta kontak cateringnya ke temen dan langsung tanya-tanya harga, menu, dll.

Catering khusus Ibu Hamil dan Menyusui : American Food
Siapa yang tahan dengan godaan makanan seperti ini? hehe

Full Packages American Foods : Lunch, Snack, Drinks and Dinner

Tuesday, June 14, 2016

Pembuatan Akte Kelahiran di Jakarta Selatan

Ini pertama kali saya membuat dan mengurus akte kelahiran anak. Akte Kelahiran kedua anak sebelumnya diurus melalui Rumah Sakit tempat saya bersalin. Saya dan Suami tidak sempat mengurus sendiri, makanya kami memilih untuk mengurus di Rumah Sakit. Sayangnya, kali Ini kami terpaksa mengurusnya sendiri karena menurut pihak RS, mereka tidak bisa membantu pembuatan akte kelahiran khusus wilayah Jakarta Selatan (Kalau wilayah Jakarta lainnya bisa diurus di RS). 

Meski dua akte kelahiran sebelumnya diurus RS, saya dan suami tetap mengurus sendiri ke Kantor Lurah untuk penambahan anggota keluarga di Kartu Keluarga. Jadi, pihak RS hanya mengurus pembuatan Akte Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat. Jadinya, ketika saya mengurus sendiri semuanya, saya sedikit heran karena ternyata sekarang pengurusannya sekaligus (artinya saya cukup mengurus pembuatan akte kelahiran dan otomatis juga dibuatkan Kartu Keluarga (KK) baru dimana sudah ditambahkan anak yang baru lahir).

Pembuatan Akte Kelahiran
Akte Kelahiran

Friday, April 29, 2016

Moment Pertama menjelang, selama dan setelah persalinan

Menjelang kelahiran ketiga, saya jadi semakin deg-degan. Banyak hal yang bikin deg-degan, salah satunya ditinggal mamah umroh pas HPL (bukan deg-degan karena tidak didampingi pas lahiran sih, tapi takut mamahnya yang kepikiran. Namanya orang tua kan, biarpun anaknya udah mau punya anak 3, tetap aja khawatir apalagi ditinggal pergi jauh).

Selain itu, sampai hari ini posisi janin sudah turun tapi belum masuk ke panggul, jadinya saya makin deg-degan. Apa iya bisa melahirkan normal seperti persalinan sebelumnya? 

Tapi rasa deg-degan itu perlahan hilang ketika lagi buka-buka youtube, saya menonton kumpulan video berjudul "First" yang dirilis oleh Pampers. Dalam video itu terlihat banyak #MomenPertama bersama buah hati dalam perjalanan awal menjadi sebuah keluarga. Melihat video ini, saya jadi merasakan flashback ke masa menjelang kelahiran pertama dan kedua sampai 3 bulan pertama anak lahir.



Menonton video diatas, serasa kembali ke masa lalu. Seperti halnya kehamilan, proses persalinan juga memiliki pengalaman yang berbeda-beda meskipun saya sudah mengalami dua kali bersalin secara normal. Jadi, setiap kehamilan ataupun proses persalinan memiliki momen pertama-nya sendiri.

Thursday, April 28, 2016

Tumis Kangkung Sederhana

Berhubung lagi demen main di dapur, jadinya saya belajar masak yang gampang aja deh. Yang pasti bahannya gampang dan selalu ada di kulkas. Kalaupun tidak ada di kulkas, setidaknya bisa beli di tukang sayur depan rumah, hehe.

Tumis Kangkung Sederhana

resep tumis kangkung sederhana


Bahan-bahannya :
  • 1 ikat Kangkung 
  • 1 cabai merah dan cabai hijau
  • 5 siung bawang merah 
  • 2 siung bawang putih 
  • 1/2 buah bawang bombay ukuran kecil 
  • 1 sdm saus tiram 
  • 1 sdt gula pasir 
  • 1/2 sdt kaldu bubuk non msg 
  • 1/2 sdt merica bubuk 
  • 1/4 sdt garam / secukupnya 
  •  Air secukupnya 
  • 1 sdm Olive oil 
 Cara memasak :
  1. Langkah Panaskan Olive oil. Lalu tumis bawang merah, bawang putih dan cabai hingga matang
  2. Berikan sedikit air dan masukkan bumbu lainnya. Biarkan air mendidih. 
  3. Masukkan kangkung. Aduk sebentar, lalu angkat 
Selamat mencoba Tumis Kangkung Sederhana!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...